kerajaan tumapel berdiri ratusan tahun lalu, didirikan oleh seorang adipati tunggul ametueng. kerajaan yang berada ditengah pulau jawa ini memiliki tradisi yang diadakan tiap 5 tahun sekali, yaitu pemilihan raja atau ratu penguasa kerajaan tumapel. karena tradisi inilah seorang raja atau ratu tidak diperbolehkan berkuasa lebih dari 5 tahun. ken arok adalah raja keenam yang pernah menguasai tumapel sedangkan ken dedes adalah istri ken arok yang dipersuntingnya saat menjabat raja tumapel.
hari ini ken dedes secara resmi mendaftarkan gugatan perceraiannya ke persidangan agama kerajaan tumapel. pernikahan yang telah terjalin selama hampir 5 tahun tak kuasa menahan ken dedes untuk berpisah dengan ken arok. alasannya hanya masalah kecil karena akhir – akhir ini ken dedes merasa tidak diperhatikan sebagai istri lagi. maklum saja, berdasarkan polling yang dilakukan KPU kerajaan pada 9 april, pendukung ken arok merupakan yang terbanyak dibandingkan calon raja lainnya dan kemungkinan besar dapat menjadi raja untuk kedua kalinya pada pemilihan 9 juli nanti. saat ini, ken arok pun merasa menggandeng ken dedes mungkin tidak diperlukan lagi. (ternyata pernikahan ini dulu juga banyak muatan politisnya)
suatu hari, ken dedes mendatangi ken arok di istana kediaman raja puri cikaes, ken dedes berencana mengajak rujuk. sebagai calon raja selanjutnya, ken arok mengambil sikap menampik tawaran tersebut dan berencana mengambil istri dari gadis desa sebelah dengan beberapa prasyarat tertentu. merasa diacuhkan ken arok, ken dedes memilih bercerai. dan memutuskan untuk menjadi lawan ken arok dalam pemilihan raja 9 juli.
never ending politics.. bagaimanakah nasib ken dedes setelah jadi “janda” ?
ken dedes akhirnya bertekad untuk mencalonkan menjadi penguasa kerajaan tumapel dengan bantuan partai kuning, partai runner up polling KPU kerajaan. meski didekati oleh partai sambal merah, partai kuning belum memutuskan untuk menjalin koalisi dengan partai manapun dengan kata lain ken dedes masih berharap ken arok akan menjalin kembali hubungan manis dengannya yang telah dibina sekian lama. agenda dibelakangnya, para wirausaha berjas kuning yang selama ini berlindung dibawah payung kerajaan akan mengalami kesulitan jika ken dedes gagal naik tahta. pasar modal dan nilai tukar daun lontar (mata uang kerajaan tumapel) yang menguat signifikan setelah polling KPU kerajaan tanggal 9 april lalu, langsung menukik tajam setelah ken dedes memutuskan percerain. padahal pasar masih berharap ken arok dan ken dedes bersanding di singgasana kerajaan.






1 comment
Comments feed for this article
April 22, 2009 at 11:15 pm
demotrasi
Sebenarnya wajar saja kalau Ken SBY Arok sekarang ini agak genit lirik kiri kanan and pilih-pilih gadis yang lebih suegher dan bisa diatur, disamping perolehan suara yang diatas awang-awang, citrane iku lho dibangun terus biar apik, cemerlang, apalagi dengan BLT yang sumbernya APBN iku disangka rakyate duit te rajane sing dibagi-bagiken untuk rakyat yang kesusahan.
Sedangkan Ken JK Dedes iku akeh geleume, ekonomi ya arep diambil kabe, politik ya lebih cepat and lebih baik, yak nek wes gembar bembor dari awal yo ngono, mbandel karo rajane, dia ga nyangka juga kalau perolehan suaranya ada dibawah Demokrat, lha agak limbung awale, minta rujuk tapi wes kadung, raja minta syarat iki and iku, gengsi tho JK Dedes, wes lah cerai!!!
Tapi dengan demikian, maka peta perpolitikan yang selama ini sudah di prediksi oleh ahli-ahli politik kerajaan, menjadi mentah hehehe ini baru seru, soale kalau cuma si cabe merah and Ken SBY Arok saja yang tarung pasti ga seru, karena jangankan Mama loren, wong nenek-nenek kempot aja udah bisa ngeramal siapa pemenang utamanya dan kekuatiran dan gelut diparlemen tidak bakal terjadi, tapi sekarang ini kan jadi tensi pada naik lagi, kalau yang jantungan ya hati-hati aja bisa langsung det.
Ini baru awal dari sepak terjang si baju koneng saja, dengan pengalaman 30 tahun lebih dikancah politik nasional, nampaknya goyang inul, goyang ngebor semua udah dikuasai oleh si baju koneng ini, let see what happened next